4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Bra

 

 

Assalamu’alaikum,

Emak mau ngomongin part of underwear nih yaitu BRA. Yaelah Emak, bilang aja pengen beli bra baru hehehe. Upps, sebenarnya iya sih.  Jadi Emak bikin tulisan ini semacam reminder gitu buat Emak supaya kalo beli bra nanti bisa dapet yang pas.  Pas dipake juga di kantong alias sesuai budget.  Semoga juga menjadi info bermanfaat bagi para pembaca ya.

Ngomongin Sejarah Bra

Sumber: Pinterest
 

Bra berasal dari kata ‘Brasierre’ (bahasa Perancis yang kemudian juga diadopsi oleh bahasa Inggris), artinya yaitu pakaian dalam untuk payudara wanita. Di Indonesia, pelindung payudara ini juga dikenal dengan nama ‘beha’ (BH) yang ternyata adalah singkatan.  Kepanjangan BH yaitu ‘Buste Houder’ (bahasa Belanda) artinya penyangga payudara. 

Sumber: Pinterest
 
Dulunya sekitar pada abad ke 16 para wanita Eropa menggunakan korset untuk pakaian dalam (bisa liat di foto ya, bentuk korset yang dimaksud seperti apa).  Tapi ternyata korset waktu itu walaupun fungsinya memang mampu membentuk tubuh wanita dalam penampilannya menjadi nampak ramping, namun bisa membuat sesak bahkan dislokasi organ.   

Kemudian, seorang sosialita Amerika, Mary Phelps Jacob (1910) membuat bra sederhana sebagai pengganti korset. Dibantu seorang pelayannya, ia membuat bra dengan memanfaatkan dua saputangan sutra yang disatukan dengan pita merah muda.  Bra ini kemudian ia patenkan di tahun 1914.

Mary Phelps Jacob
 

Mary Phelps Jacob dengan bra yang ia patenkan
 

Seiring berjalannya waktu, wanita pun merasakan bahwa bra menjadi kebutuhan yang urgen dalam hidup.  Hal ini dirasakan pula oleh Ida Rosenthal, imigran Rusia yang di tahun 1922, seorang penjahit di toko pakaian kecil Enid Frocks, New York.  Ia pun berinvestasi sebesar $4.500 bersama suaminya William Rosenthal dan pemilik toko Enid Bisset kemudian mendirikan perusahaan bernama Form Maiden yang memproduksi bra.  

Sebelumnya memang ada perusahaan pakaian dalam yang memproduksi bra yaitu Boyishform Company.  Namun, ada perbedaan visi & misi di antara dua perusahaan tersebut. Mayden Form lebih cenderung ke masalah nursing & up lift pada payudara sedangkan Boyishform Company lebih condong pada flattening bust (meratakan dada).

Ida & William Rosenthal pemilik Maiden Form
 

Kalo ngomongin sejarah bra sebenarnya panjang banget sih. Demikian deh singkatnya.

Fungsi Bra sendiri adalah untuk melindungi payudara, karena pakaian saja tidak cukup.  Selain itu juga menjaga agar tidak kendur dan menjaga kekencangan dari payudara.

Nah, jadi apa aja nih yang harus dipersiapkan dan diperhatikan saat membeli Bra? Yuk, cekidot

BUDGET

Ada harga ada kualitas, demikian kata pepatah yang populer terkait kualitas barang-barang di pasaran.  Maksudnya, kualitas barang yang baik biasanya wajar kalau harganya agak mahal, bahkan mahal banget.

Untuk bra sendiri sebenarnya budget juga dilihat dari kecil-besarnya ukuran.  Tidak hanya dari bahan & model atau mungkin negara asal pembuat bra alias barang impor.  Jadi, silakan sesuaikan budget kita, mampunya berapa? Karena setau Emak, bra yang harganya di bawah 10 ribu pun ada.

Kalo yang mahal? Emak sekali doang sih beli bra yang seharga 80 ribu. Boleh deh nanti nyoba jajan bra yang harganya di atas itu, supaya tau apa bedanya.  

Bahan

Bra juga dibuat dari berbagai jenis bahan yaitu:

  • Katun : Bahan ini biasanya ramah pada kulit  karena menyerap keringat.
  • Nilon & Satin: Kalo dari sisi keindahan, kainnya memang bagus, tapi kurang menyerap keringat.  Jadi jangan dikenakan terlalu lama. Setidaknya 1-2 jam.
  • Kaos: Biasanya dibuat untuk bra sport. Biasanya jenis kaos juga berbeda-beda, jadi pilihlah jenis bra dengan bahan kaos yang menyerap keringat.  Gimana milihnya?  Spesifikasi bra bisa dilihat di lapak online yang jualan underwear atau pada situs pabrik pakaian dalam yang memproduksinya.

Variasi

Wah, bra pun bervariasi ya. Kalo soal model bra yang variasinya beragam bisa dilihat langsung ke pasar, mal ataupun lapak online ya. Jadi kalo dari model memang bervariasi, juga ada yang polosan tanpa renda, busa & kawat.  Ada yang bermotif,  berkawat, berhias renda, bertali & tidak bertali bahu.

Nama model bra pun bermacam-macam:

  • Full support bra.  Nah ini bra yang memang seharusnya dikenakan karena model ini sesuai fungsinya sebagai bra.
  • Maternity bra.  Ternyata ada juga lo, bra yang dirancang khusus payudara yang membesar semasa kehamilan.
  • Nursing bra.  Kalo bra model ini khusus untuk ibu menyusui, jadi nggak repot lagi pake lepas bra untuk menyusui, karena pada bagian yang menutupi puting bisa dibuka dan langsung deh bisa menyusui.
  • Sport bra.  Bra ini cocok untuk dikenakan harian dan menutup full payudara sebagaimana full support bra.  Beda model aja sih. Bra ini modelnya seperti miniset gitu, jadi tanpa pengait & tali bahu alias langsung jleb bisa dipake.  Bagi yang paham menutup aurat, bra sport tetap digunakan di dalem ya alias underwear.  Bukan untuk diperlihatkan di tengah publik saat berolahraga.
  • dan seterusnya.

Selain itu juga ada kaitan tambahan untuk bra.  Misal nih, lingkar dada dari bra yang kita beli ternyata kekecilan nah ini bisa ditambah dengan kait bra.  Biasanya dijual terpisah.  Harga pun tergantung merk & bahan.

Ukuran

Nah ini nih.  Pernah nggak mau beli bra tapi nggak ngerti biasanya pake ukuran apa?  Hehehe. Ngeblank kan ya? Karena juga  ukuran bra  memang beda dengan pakaian.

Ok, sebaiknya memang harus bisa dicoba sih ini bra kalo pas beli.  Untuk menghindari tali bahunya kendor, saran Emak sih di counter-counter menyediakan tester khusus supaya saat mencoba jadi nggak harus nyoba stok yang dijual.  Nah, kalo udah merasa pas kan bisa diliat tuh ukuran yang tertera pada label bra dan catetlah Bu supaya next pas beli bra nggak ngeblank lagi.

Tapi ada juga cara lain yaitu dengan mengukur lingkar underbust yaitu lingkar dada di bagian bawah payudara. Emak dapet contekan ini dari situs kumparan.  Jadi misalnya lingkar underburst 63-67 cm, maka ukuran bra adalah 30. Emak berapa nih? Haha ada deh.  Tapi semakin besar nominal lingkar underburst belum tentu sebanding dengan besar kecilnya payudara.  Sampe sini paham kan ya?

Berikut list lingkar dada yang juga menjadi ukuran bra, dikutip dari situs sehatq


  • XXS = 60 cm = 28 inci
  • XS = 65 = 30
  • S = 70 = 32
  • M = 75 = 34
  • L = 80 = 36
  • XL = 85 = 38
  • XXL = 90 = 40
  • 3XL = 95 = 42
  • 4XL = 100 = 44
  • 5XL = 105 = 46.

Ok, lanjut.  Pernah liat kode abjad pada label bra? Nah, itu adalah kode untuk cup yang menyangga payudara pada bra. Kode abjad pada cup bra ada 12 yaitu AA,A,B,C,D,E,F,G,H,I,J,K .  Kode ini didapat dari selisih antara top underbust (lingkar payudara) & underbust (lingkar dada bawah payudara). Semakin besar nominalnya maka abjadnya juga meneruskan ke abjad selanjutnya.  Jadi kalo selisihnya adalah 10 cm maka diberi kode A.  Kode F adalah yang gede ya dan itu selisihnya 22,5 cm. 

Berikut list nominal dan kode cup yang dikutip dari situs sehatq

  • 10-11 cm = AA
  • 12-13 = A
  • 14-15 = B
  • 16-17 = C
  • 18-19 = D
  • 20-21 = E
  • 22-23 = F
  • 24-25 = G
  • 26-27 = H
  • 28-29 = I
  • 30-31 = J
  • 32-33 = K.

Masih nyontek dari situs kumparan, kita bisa memperkirakan ukuran bra yang sesuai untuk kita.  Caranya?  Andaikata pelajaran algoritmas jadinya nih adalah algoritma cara mengetahui ukuran bra.  Cie Emak bawa-bawa algoritma. 

Terusin nggak nih? Yuk lanjut ah.

  • Pertama: Ambil meteran ya, jangan juga meteran kayu lah. Ini meteran yang biasa digunakan oleh penjahit. Nah ukur deh lingkar dada di bawah payudara (underbust). Upayakan pas ya.  Anggaplah hasilnya dapet 36 inci. Pada meteran kita bisa pilih kok, mau yang inci atau sentimeter.
  • Kedua: Dari angka 36 inci itu ditambahkan 4 atau 5.  Jadi total 40 atau 41 ya. Nah 40 atau 41 itu adalah no.bra yang bisa kita kenakan.
  • Ketiga: Ukuran cup tinggal ambil selisih top bust – underbust. Kalo dapetnya 1 inci berarti cup A. Berikut urutan nominal cup:
  • Keempat: Gimana kalo ukuran yang tertera pada bra yaitu 44/100. Nah artinya ukuran bra adalah 44 inch/100 cm.

Hasil dari langkah 1 s/d 4 sebenarnya 99% benar. 1% -nya tergantung merk. Kadang merk A mencantumkan 44/100 dan enak dipake.  Begitu beli merk B dengan ukuran yang sama (44/100) ternyata ngepas banget, jadi agak sesak gitu akhirnya.  Duh, nggak lucu sumpah kalo pas jalan-jalan dan kita merasa unwell sesak nafas eh ternyata akibat bra yang terlalu ngepas lingkar dadanya. 

❤❤❤

Ok, demikian adalah 4 hal yang penting banget sebagai panduan saat membeli bra. Sampai jumpa di tulisan Emak berikutnya.

Wassalam.

(*ditulis berdasarkan berbagai sumber

16 Comments

  1. Pakai bra yang sesuai dengan situasi bikin nyaman ya mba, aku suka yg berbahan katun, lebih nyaman

    ReplyDelete
  2. Wah baru tau cup bra sampe K,saya kira cup F itu ukuran terbesar. Kalo diatas F kayaknya bakalan sering sakit punggung ya.

    ReplyDelete
  3. Bener nih Mba
    Bra itu sesuatu yg signifikan bgt
    Ga boleh asal2an kalo mau beli bra

    ReplyDelete
  4. Wah... baru tahu sejarah bra ternyata begitu to... xD saya termasuk orang yang berinvestasi dalam membeli bra,hehe. Artinya kalau beli bra, enggak apa-apa beli yang sedikit mahal tapi nyaman. Karena kalau salah beli malah bikin sakit pas dipakai :(

    ReplyDelete
  5. Baru tau ada bra harganya cuma Rp 10.000, pastinya ngga enak dipakai ya?
    Karena ada harga ada barang

    ReplyDelete
  6. Iya bener ada barang ada harga saat beli.yg mahal.ternyata kualitasnya bagus hingga awet n yg penting lagi lbh nyaman dipakainya..

    ReplyDelete
  7. Tipsnya menarik dan bermanfaat, btw baru tahu klo BH itu singkatan dari bahasa belanda

    ReplyDelete
  8. Saya sh pilih yang penting nyaman dipakai, meskipun murah kalau nyaman dipakai kenapa engga yah hehe

    ReplyDelete
  9. Baru tahu bra itu berasal dari kata ‘Brasierre’ yang merupakan bahasa perancis, nice info banget nih mbak. aku pribadi cari yang harganya standar aja tapi nyaman

    ReplyDelete
  10. Wah, aku baru tahu nih dengan sejarah bra ini. Menarik juga ya. Untuk beli bra, jujur aku gak tahu. Sampe sekarang aku masih dibelikan mamah. Wkwkkw. Kudu nyoba nih terapkan tips-tipsnya.

    ReplyDelete
  11. Thank you sharingny kak, ini bener banget! Kita musti perhatikan bra mana yang dibeli sesuai kebutuhan. Terutama saat berolahraga, itu kalo pakai bra biasa malah kurang support badan juga. Sekarang aku dilema sama bra kawat dan gak kawat haha

    ReplyDelete
  12. Ah baru tahu kepanjangan dari BH itu apa, saya kira awalnya adalah Breast Hanger. Hehe. Panduan dalam membeli bra ini sangat berguna bagi para wanita.

    ReplyDelete
  13. saya juga pernah ngalamin yang ukuran bra tergantung merk itu Mbak. Tertulis ukurannya sama tapi karena merknya beda eeeeh jadi beda juga ukurannya, wkwkwk

    ReplyDelete
  14. Memilih bra ini yang pastinya harus nyaman dipakai. Trus kalau punya PD besar kadang agak susah juga cari bra yang pas

    ReplyDelete
  15. Ternyata awalnya justru korset dulu ya Mbak daripada bra. Keren banget nih yang nyiptain bra.

    Memilik ukuran bra emang selama ini trial error sih Mbak kalau aku haha

    ReplyDelete
  16. akupun mba.....
    ukuran bra juga tergantung merk. pernah waktu itu mama beliin eh kekecilan. karena beda mrk sama yg aku pake
    kalau ukuran sih sejauh ini masih oke2 aja sih. yg susah itu cari model yg nyaman buat punggung dan bahannya kudu menyerap keringat

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kunjungan & komentarnya ya. Jangan bosen mampir ke blog ini. Oya, jangan tuliskan link hidup pada komentar Anda.