Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Konstruksi Ketahanan Keluarga dalam Proteksi Khilafah

Gambar
ilustrasi : pinterest.com

Mia Endriza Yunita
          Kita sudah terlalu lelah menerima kenyataan pahit yang menimpa para insan yang sejatinya adalah personil dari keluarga. Keluarga sendiri merupakan benteng terkecil dari lingkup masyarakat.  Fenomena pahit yang menimpa keluarga-keluarga di Indonesia setiap harinya terpampang dalam kehidupan nyata dan menjadi suguhan tayangan di layar kaca, gadget & media cetak yang membuat  masyarakat semakin terpana akan kenyataan yang ada.  Ada seorang ibu yang nekad memutilasi anaknya, juga seorang ayah yang mengajak anaknya untuk bunuh diri dengan meminum racun serangga akibat hubungan antara pasutri yang tidak lagi harmonis, hingga seorang anak yang dicabuli oleh tetangganya sendiri, perselingkuhan dari pasutri,angka perceraian yang kian meningkat dan seterusnya.  Na’udzubillah min dzalik!
            Proteksi negara kepada individu masyarakat yang mencakup keluarga nampak hanya berkutat pada solusi parsial.  Saat kasus kekerasan seksual anak…

Mampukah Perempuan Banua Menjalani Tantangan Zaman?

Gambar
ilustrasi : ketahui.com


Mia Yunita, SP
      Banua kita, Kalimantan Selatan giat menggerakkan roda pembangunan & perekonomian dengan segenap upaya dari pemerintah beserta rakyat. Tak terkecuali peran perempuan.
      Bila kita menengok sejarah Banua maka aktualisasi peran perempuan sebenarnya selalu ada di dalam  kehidupan.  Di sektor ekonomi, para pedagang Pasar Terapung sejak dahulu kala bahkan hingga kini masih para perempuan yang dominan berkecimpung di dalamnya.  Begitu pula halnya dalam aktivitas ‘behuma’ (bertani), ‘manoreh’ (menyadap getah karet) peran perempuan pun ada.  Aktivitas lainnya seperti menjadi guru, pedagang ‘pancerekenan’ dan barang-barang kebutuhan masyarakat di pasar tradisional, ‘mahimpuakan anak’ (mengasuh anak orang lain), buruh cuci & asisten rumah tangga, ‘diupah mamasak’akan’ (semacam jasa katering) dan sebagainya juga menjadi bagian dalam kehidupan perempuan Banua.  Di satu sisi, mereka saat itu mencari tambahan untuk penghidupan sehari-hari namun t…