Rabu, 21 Maret 2018

# banjar # kuliner

Nikmatnya Gangan Haliling


Kalimantan Selatan memiliki aneka ragam kuliner khas.  Bisa jadi ada kesamaan dengan kuliner dari daerah lain akan tetapi di situlah letak keunikannya.  Dari wilayah, suku dan bahasa yang berbeda, ternyata ada kesamaan dalam hal kuliner.



Nah, pernahkah anda mengonsumsi Gangan Halililng? Di daerah lain, kuliner ini juga dikenal sebagai Lodeh Keong Sawah.  Haliling yang tak lain adalah keong sawah (Pila ampullacea) ternyata kaya akan nutrisi. Menurut penelitian dari University of Agriculture, Makurdi, Nigeria, Haliling memiliki kandungan air sebanyak 76,32% dan protein 10,40%. Sebagaimana diberitakan situs kompas.com (6/12/2017), Haliling pun kaya akan mineral. Di antaranya fosfor 60,52 mg, kalsium 129,18 mg, potasium 71,13 mg,zat besi 10,90 mg, sodium 0,04 mg, magnesium 31,19 mg, dan zinc 1,31 mg - dalam skala per 100 gram.

Haliling yang memiliki cangkang mungil ini, dagingnya aman dikonsumsi.  Memang agak ribeut proses memakannya tapi dengan bantuan tusuk gigi, tinggal tusuk bagian belakang cangkang untuk mendorong daging keluar dari cangkang.  Kemudian congkel selaput keras yang menutup bagian dalam mulut cangkang.  Lalu kita tinggal menyedot mulut cangkang hingga daging keong masuk ke dalam mulut kita.

Cara memasak kuliner khas Banjar berbahan haliling ini cukup mudah.

Pertama :  Cuci haliling hingga bersih.  Haliling bisa kita dapatkan di pasar tradisional.

Kedua : Siapkan irisan bawang merah secukupnya, irisan lombok merah, santan, daun serai, gula & garam secukupnya untuk penyedap rasa.

Ketiga :Didihkan haliling dalam air sekitar 10 menit lalu masukkan bahan-bahan lainnya dan biarkan bumbu resap hingga beberapa menit. Kemudian angkat & sajikan.

Bahan-bahan bisa dimodifikasi kok.  Silakan tambahkan sayuran lain, misalnya labu siam, singkong atau rebung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank u ya untuk komentarnya. Jangan bosen mampir ke blog ini.

Follow Us @soratemplates