Selamat Hari Ayah Nasional #FBBKolaborasi





Indonesia pun ternyata telah mencanangkan Hari Ayah Nasional, tepatnya tanggal 12 November 2006 sewaktu Susilo Bambang Yudhoyono masih menjabat sebagai presiden RI. 

Emak nggak cerita tentang sejarahnya, tapi pengen cerita-cerita aja lah tentang Ayah.   Tentunya tentang ayah idaman. FBBKolaborasi kali ini pas aja deh pilihan temanya.

Figur Ayah sebagai pemimpin & pelindung juga penopang hidup keluarga tentunya menjadi idaman ya.   Tentunya FBBKolaborasi kali ini banyak cerita tentang Ayah.



Rasulullah pun bersabda: 

“Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang dipimpin, penguasa yang memimpin rakyat banyak, dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.  Setiap kepala keluarga adalah pemimpin anggota keluarganya dan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya dan isteri pemimpin terhadap keluarga rumah suaminya dan juga anak-anaknya, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap mereka, dan budak seseorang juga pemimpin terhadap harta tuannya dan akan dimintai pertanggungjawaban terhadapnya.  Ketahuilah setiap dari kalian bertanggung jawab atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari 4789).

Tanggung jawab sebagai Ayah tentunya nggak main-main.  Menafkahi keluarga itu sudah jelas. Membimbing keluarganya di jalan keimanan juga menjadi kewajiban.  Ayah tentu semestinya melindungi keluarganya supaya nggak masuk ke neraka.  Ayah pun sudah semestinya mengajarkan & mempraktekkan langsung pada keluarganya tentang bersikap ma’ruf.  Tentunya dengan berlaku ma’ruf,  mudah-mudahan nggak terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dengan adanya Hari Ayah Nasional, Emak sih pengennya momen ini bener-bener dimanfaatkan oleh para Ayah.  Para pemangku kebijakan negara yang juga notabene para Ayah pun bisa memahami kebijakan-kebijakan seperti apa yang bisa mengoptimalkan peran Ayah baik sebagai pemimpin, pelindung & penopang hidup keluarga mereka.

Karena jujur ya Emak tu kesel kalo baca berita.  Realita miris nan perih udah gitu pelakunya para ayah pula, haduhduh...bikin kepala Emak mendidih dah. Keluar asep dong Mak kalo mendidih? Hehe, iya, saking keselnya.

sehatq.com

Coba, gimana nggak kesel kalo ada ayah yang berbuat cabul bahkan memperkosa anak kandungnya.  Terjadi inses antara ayah dan anak.  Belum lagi ayah yang suka menganiaya ibu & anak-anaknya, kekerasan dalam rumah tangga terjadi dong ya.  Nah udah gitu, ada juga ayah yang berpoligami menyalahi syariat.  Si Ayah tidak mampu menafkahi istri & anak-anak terdahulu.  Ayah menceraikan ibu, nah si Ayah ternyata tidak menafkahi & mengunjungi anak-anaknya yang ia tinggalkan dengan istrinya yang telah ia cerai.

Sedih juga nih, kalo liat Ayah yang sekaligus menjadi Ibu bagi anak-anaknya.  Mudah-mudahan ada yang rela ya menjadi istri si Ayah, buat bantu dia mengurus anak-anak yang udah nggak ada ibunya ini.

Finally, Selamat Hari Ayah Nasional.  Semoga Indonesia memiliki para Ayah Idaman yang mampu menjadi pemimpin, pelindung & penopang hidup keluarga. Aamiin.

Yuk sampai jumpa di FBBKolaborasi selanjutnya.

Baca Juga:
 - Pentingnya Pola Asuh Anak
-  Let's Grow Happy

Komentar

  1. Sama Mak, saya juga kesel sampai mendidih kalo baca berita tentang kelakuan ayah yang tak patut dicontoh itu. Semoga negeri kita dikaruniai ayah2 nan bijaksana yak. Selamat Hari Ayah Nasional ��

    BalasHapus
  2. Sama mbak suka kesel dan sedih kalau baca berita tentang ayah yang tidak bertanggung jawab, padahal banyak juga ayah yang super tanggung jawab tapi kalah di berita sama yang jahat2 huhu

    BalasHapus
  3. Iya bener Mbak. Peran Ayah itu sangat berat. Tapi banyak Ayah yang tidak melaksanakan perannya tersebut malah membiarkan dan menelantarkan anak dan istrinya. Huhu

    BalasHapus
  4. Ayah pada zaman sekarang juga sudah mulai banyak yang berperan aktif dalam pengasuhan anak dan itu menggembirakan bagi para ibu. Semoga ayah-ayah kita selalu disehatkan, amin.

    BalasHapus
  5. Belakangan sering lihat ayah muda yang menggendong anaknya di ruang publik. Rasanya sudah terjadi pergeseran, maksudnya ayah pun peduli dan mau terlibat dalam menggasuh anak.

    BalasHapus
  6. Banyak ayah zaman sekarang yang aneh kelakuannya. Namun disisi lain banyak ayah yang berperilaku baik, sayang keluarga dan bisa membimbing anak istri ke jalan yang baik. Alhamdulillah. Semoga semakin banyak ayah_ayah seperti ini

    BalasHapus
  7. Aku ga habis pikir sih yg bisa sampai cabuli anaknya itu, itu anak dia anggap apa coba. Huft.

    BalasHapus
  8. ya ampun berita ayah yang memperkosa anak sendiri itu benar-benar bikin jijik. huhu. kok bisa sih ayah begitu sama anak

    BalasHapus

Posting Komentar

Thank u ya untuk komentarnya. Jangan bosen mampir ke blog ini.

Postingan populer dari blog ini

Let's Grow Happy!

Peran Kaum Milenial dalam Pariwisata Global

Stay Alive for nge-Blog #FBBKolaborasi